Sastra kontekstual yang “berperang sengit” dengan paham sastra universal pada era 80-an membuat catatan sejarah tersendiri dalam kesusateraan Indonesia modern. Sastra kontekstual yang dicetuskan kali pertama oleh Arif Budiman pada era tersebut menimbulkan pro dan kontra terhadap pendapat yang dicetuskannya itu. Banyak yang mengatakan bahwa konsep sastra kontekstual yang dicetuaskannya itu a…
“Kekuatan buku ini adalah kajian lintas disiplin yang cair, yang dapat mengaitkan hal-hal yang tak terlihat berkaitan, seperti K-Pop dengan identitas Tionghoa dan gaya hidup islami, representasi kekerasan 1965 dengan premanisme dan tatanan politik formal. Buku ini menjawab kebutuhan akan pemahaman yang lebih kompleks tentang politik identitas dan budaya populer di Indonesia sesudah Reformasi.…