Sejarah memang milik penguasa. Namun kebenaran sejarah yang sesungguhnya belum tentu milik penguasa. Sebab kebenaran sejarah bisa dibelokkan sesuai keinginan politik sebuah rezim. Sebuah rezim bisa dengan bebas membelokan fakta sejarah dan mengabarkan fakta palsu kepada masyarakat. Nah, para pelaku sejarah yang berani membongkar fakta-fakta yang tersembunyi inilah yang kita butuhkan. Seperti ha…
Buku Dari Moskow ke Madiun ini sangat tipis. Jumlah halaman memuat teks, daftar pustaka, indeks, dan dll. Sayangnya foto-foto sebagai pewarna buku tidak penulis cantumkan, sehingga terasa seperti ada yang hilang. Ada 171 halaman tapi hanya 157 yang memuat deskripsi utama. Cukup renyahlah bagi para pembaca pemula juga santapan lezat bagi para kutu buku. Saya pun tidak perlu berjuang keras untuk …
Buku ini berisikan sejarah dari pembantaian jenderal pada tanggal 30 September 1965 atau yang lebih dikenal dengan G 30 SPKI.
Diterjemahkan dari disertasi doktoral di National University of Singapore dengan judul 'Breaking the immortalized past: anti communist discourse and reconciliatory politics in post-Suharto Indonesia'. Buku ini turut ambil bagian dalam menempatkan masa lalu pada tempatnya dan rekonsiliasi antar berbagai kelompok berikut keturunannya yang pernah berseteru dan saling menaruh curiga dalam tragedi 1…
Kenapa di Indonesia begitu sering terjadi konflik bahkan pertikaian dan kerusuhan bersimbah darah antar umat beragama, terutama antara Kristen dan Islam? Apakah memang hubungan di antara para penganut kedua agama ini selalu ditandai oleh konflik? Tidak adakah bukti bukti sejarah yang memperlihatkan corak hubungan yang lebih positif, sejuk, dan membesarkan hati? Kalau terjadi konflik bermuatan a…