Indonesia baru yang lebih aman, tenteram, tenang, makmur, dan sejahtera, manusiawi menjadi dambaan seluruh rakyat. Buku ini berupaya untuk mengumpulkan dan mengkristalkan gagasan-gagasan para pemikir dan pencinta negeri ini untuk memajukan masyarakat kita. Masing-masing penulis menyumbangkan gagasan-gagasan mereka dalam bidang yang mereka kuasai; ekonomi, sosial, dan politik. Tulisan-tulisan in…
Bangsa Tanpa Nasionalisme adalah tawaran berapi-api tentang toleransi dan kesetaraan bagi dunia yang kian penuh dengan rasisme dan xenofobia. Buku Kristeva ini lahir untuk menyusuri akar segala perbedaan. Secara khusus, menanggapi kebangkitan kelompok neo-Nazi di Jerman dan Eropa Timur dan popularitas Front Nasional yang terus berlanjut di Prancis, Kristeva beralih ke asal-usul negara-bangsa un…
Argumen utama buku ini adalah bahwa kewargaan dibentuk dan dipraktikkan melalui serangkaian gerakan melawan ketidakadilan. Gerakan-gerakan ini berupa serangkaian perjuangan—oleh rakyat di level akar rumput dan kelas menengah beserta organisasi perwakilan dan para aktivisnya—untuk pengakuan kultural, keadilan ekonomi dan sosial, serta representasi politik. Perjuangan ini secara umum berujung…
Kewarganegaraan hadir kembali di Indonesia. Orde Baru berupaya sebaik mungkin untuk mengebiri konsep ini dengan menggambarkannya semata sebagai kewajiban yang harus dipatuhi. Namun, demokrasi membuat orang awam menyadari bahwa mereka pun memiliki hak. Dalam buku ini, kami tidak akan melakukan 'pendidikan kewarganegaraan'. Alih-alih, kami ingin melihat bagaimana orang Indonesia biasa mempraktikk…
Dalam tahu-tahun terakhir abad ke-20, banyak dari lembaga-lembaga politik yang mapan tampaknya dalam keadaan kritis. Berbagai partai mengalami kemunduran dan runtuh. Berbagai pemerintah tampak tidak dapat menguasai ataupun memecahkan masalah-masalah yang belum dapat diselesaikan. Kaum radikal merasa bahwa rute-rute lama untuk mengadakan perubahan dihalang-halangi. Dalam buku baru yang penting i…