Buku ini mengajak kita untuk ’duc in altum’, masuk lebih jauh ke dalam kegelisahan dan kegembiraan, keprihatinan dan harapan seorang tokoh reformator Gereja dan dunia dewasa ini, seorang Paus yang cerdas dan berbakat. Penulis buku ini—kini sedang menyelesaikan studi doktoralnya di Roma—secara tajam dan lugas mengupas berbagai pandangan Yohanes Paulus II mengenai Gereja, Teologi, dan Keh…
“Sepatunya bergelimang lumpur di jalan ….” Sekarang kita melihat bahwa tugas pewartaan Kabar Sukacita bergerak dalam keterbatasan bahasa dan tempat. Tugas tersebut berupaya mengomunikasikan secara lebih efektif kebenaran Injil dalam konteks yang khas. Jika kesempurnaan menjadi mustahil, tanpa meninggalkan kebenaran, kebaikan, dan cahaya yang bisa dibawanya, hati misioner menyadari keterba…
Meskipun mengalami aneka pembatasan dan tekanan, Gereja Katolik pada masa pendudukan Jepang (1942-1945) telah tampil sebagai sosok Gereja-pribumi yang kuat dan liat, tanpa bantuan Barat. Tokoh-tokoh utamanya adalah umat, bukan figur imamat atau tarekat. Mereka adalah Gereja pribumi yang percaya diri menanggung segala uji dan kelak menjadi inspirasi dan referensi saat 1970-an terjadi diskusi te…