Kami bertiga teman baik. Remaja, murid kelas sebelas. Penampilan kami sama seperti murid SMA lainnya. Tapi kami menyimpan rahasia besar. Namaku Raib, aku bisa menghilang. Seli, teman semejaku, bisa mengeluarkan petir dari telapak tangannya. Dan Ali, si biang kerok sekaligus si genius, bisa berubah menjadi beruang raksasa. Kami bertiga kemudian bertualang ke dunia paralel yang tidak diketahui…
Terima kasih, sudah pernah singgah di hatiku tanpa izin. Terima kasih, telah pergi meninggalkanku tanpa kata. Hatiku kini biarlah belajar sembuhkan lukanya. Tanpa kebencian dan juga tanpa keputusasaan yang menyertainy
Kata scintilla conscientiae dimaknai sebagai letupan nurani. Buku ini merupakan tanggapan atau letupan nurani penulis terhadap realitas sosial politik yang dialami rakyat Indonesia pada umumnya dan masyarakat NTT pada khususnya. Santo Thomas Aquinas, salah satu pemikir penting Abad Pertengahan menegaskan bahwa hatinurani itu tidak pernah padam, termasuk dalam diri para penjahat yang paling j…
Buku ini diberi judul “Kebatalan Perkawinan” dan bukan “Pembatalan Perkawinan”, sebagaimana lazim didengar dalam pembicaraan atau didapati dalam tulisan tentang perkara perkawinan. Judul ini bermaksud untuk mengungkapkan hakikat arti tugas hakim Gereja dalam mengadili sebuah kasus perkawinan dalam proses untuk menyatakan kebatalan perkawinan. Dalam perkara menyatakan kebatalan perkawina…