Buku ini memuat delapan cerita yang ditulis oleh empat penulis: F. Wingger (Dari Boedak Sampae Djadi Radja), Tio Ie Soei (Pieter Elberveld), F.D.J Pangemanann (Tjerita Rossiana dan Tjerita Si Tjonat), G. Francis (Tjerita Njai Dasimah), dan H. Kommer (Tjerita Kong Hong Nio dan Tjerita Nji Paina). Kesemua cerita ini ditulis dalam bentuk bahasa Melayu-pasar, yang oleh manusia-manusia Orde Baru …
Perjalanan seorang anak revolusi yang pulang kampung karena ayahandanya jatuh sakit. Dari seputaran perjalanan itu, terungkap beberapa potong puing gejolak hati yang teka pernah teranggap dalam gebyar-gebyar revolusi. Dikisahkan bagaimana keperwiraan seseorang dalam revolusi pada akhirnya melunak ketika dihadapkan pada kenyataan sehari-hari: ia menemukan ayahnya yang seorang guru yang penuh …
Novel ini merupakan hasil "reportase" singkat Pramoedya di wilayah Banten Selatan yang subur tapi rentan dengan penjarahan dan pembunuhan. Tanah yang subur tapi masyarakatnya miskin, kerdil, tidak berdaya, lumpuh daya kerjanya. Mereka diisap sedemikian rupa. Mereka dipaksa hidup dalam tindihan rasa takut yang memiskinkan. Tubuh boleh disekap, ditendang, diinjak-injak, tapi semangat hidup tak…
Membaca kembali Cerita Dari Digul membuat saya bisa menikmati apa-apa yang terjadi di Digul. Sebab saya membacanya pelan-pelan saja, sehingga saya bisa menemukan detail-detail yang ada dalam lima tulisan yang dikumpulkan oleh Pramoedya dalam buku ini. Saya juga bisa merenungkan mengapa Pram mengumpulkan kisah-kisah ini dalam satu buku. Seperti di jelaskan oleh Pram dalam pengantar, buku ini …
Latar belakang kisah Mangir karya Pramoedya Ananta Toer ini adalah keruntuhan Majapahit pada tahun 1527, akibat dari keruntuhan Majapahit, kekuasaan tak berpusat tersebar di seluruh daerah Jawa yang menyebabkan keadaan kacau balau. Perang terus terjadi untuk merebut kekuasaan tunggal, perang tersebut tentu saja menjadikan Pulau Jawa bermandikan darah. Sehingga yang muncul di Jawa adalah daerah-…
Bagaimanakah, sejak kapan, serta lantaran apakah sastrawan terkemuka Pramoedya Ananta Toer menjadi Kiri, menggabungkan kerja-kerja sastra dengan politik? Buku yang semula adalah disertasi Savitri Scherer ini menjawabnya. Savitri bukan saja menjelajahi biografi Pram, tetapi juga hubungan antara dunia nyata dan dunia fiksinya. Savitri pun tak merasa cukup hanya membongkar struktur kompleks medias…