Buku ini merupakan sebuah sejarah lisan (oral history) yang ditulis berdasar penuturan para korban G30S yang mengulas secara lugas apa yang terjadi di balik peristiwa berdarah 1965. Selama ini, sejarah seputar G30S sangat gelap karena kebenarannya telah direkayas dan dimanipulasi rezim Orde Baru. Dari penuturan para korban di wilayah Karesidenan Surakarta itulah kita tahu bagaiman militer mengu…
Program penulisan tentang "Masa Lalu untuk Indonesia Masa Kini" berdasar Kajian Postkolonialitas (di) Indonesia diselenggarakan Lembaga Studi Realino sejak tahun 2001. Sampai sekarang, enam buku bunga rampai berdasar program tersebut telah berhasil diterbitkan, termasuk dua nomor terbaru berikut ini yang masing-masing berjudul Masih(kah) Indonesia dan Sisi Senyap Politik Bising. Para penyumba…
Why is Indonesia by late 2016 suddenly so far from Jokowi's Solo model of negotiating social contracts, which even produced a president in favour of change? And why are we now so far from the broad alliances of unions, CSOs and progressive politicians that produced a universal social insurance system? Why have the dynamics of Jakarta rather become more reminiscent of Donald Trump and European r…
Antropologi dan pembangunan dalam banyak hal memiliki latar belakang yang sama, namun tidak mudah untuk menemukan hubungan antara keduanya. Para praktisi antropologi sering kali dikelompokkan berdasarkan premis-premis, metode dan objek-objek yang secara luas tidak saling bertemu, bahkan tidak saling mengisi. Buku ini mengjembatani gap dan menawarkan kepada para pembaca dasar-dasar studi pemban…
Buku Prospektif Pembangunan merupakan sebuah elaborasi berbagai pemikiran, pengalaman dan dinamika pembangunan di negara-negara berkembang justru membuktikan bahwa kebijakan sebuah praktek pembangunan selalu akan berjalan dengan optimal, hal itu sangat tergantung pada sikap responsive terhadap konteks kehidupan masyarakat. Sekali lagi konteks di sini tidak saja keadaan fisik-ekologis yang sedan…