Buku ini mampu merangkai kembali bebagai perundangan-undangan dan peraturan pemerintah yang berkaitan dengan proses desentralisasi ke dalam suatu alur pikir yang sederhana dan jauh dari kompleksitas. Lebih dari itu, buku ini memaparkan proses desentralisasi di Indonesia secara lebih komprehensif, mulai dari aspek pemerintah daerah, DPRD, kepegawaian, keuangan, pemilihan umum, perusahaan daerah,…
Seluruh isi buku ini didedikasikan untuk menyoroti pasang-surut politik yang kadang-kadang bekerja dalam logika yang sangat kompleks dan spesifik. Sama dengan pengalaman-pengalaman sejarah sebelumnya, politik seperti ini merupakan bentuk eksperimen Indonesia dalam proses konsolidasi menuju sebuah negara-bangsa modern. Mungkin bisa juga kita pahami, proses ini merupakan proses pencarian jati dir…
"Buku ini berguna bagi teoretisi sosial dan sejarawan. Ditulis dengan gaya yang lancar dan enak dibaca; menunjukkan kemampuan penulisnya untuk menangkap persoalan pokok tentang isu teoretis dan menguraikannya dengan ringkas dan akurat… Burke memberikan contoh-contoh yang kaya dari zaman kuno hingga sejarah kontemporer dan mencakup kasus di berbagai belahan dunia… Sebuah buku bermutu yang la…
Selama lebih dari 20 tahun, Jo Hann Tan dan Roem Topatimasang telah melakukan pengorganisasian rakyat di Malaysia, Indonesia, dan di beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Kini Mereka berdua untuk pertama kalinya menuliskan pengalaman dan refleksi mereka dalam buku ini. Naskah buku ini ditulis dan disusun di lembah Kathmandu, Nepal, pada paruh kedua 2001, oleh praktisi pengorganisir rakyat y…
Buku ini mencoba menawarkan, baik secara teoritis maupun secara praktis, langkah dan metode baru dalam kajian kebudayaan (cultural studies). Sebuah kajian kebudayaan bisa dipengaruhi dari beberapa pemikiran. Misalnya oleh Marxisme, yang dalam hubungannya dengan kebudayaan telah sama-sama berkomitmen untuk melakukan perubahan lewat agensi manusia dengan mengkombinasikan teori dan aksi. Atau juga…
Kini mata kuliah Ilmu Sosial Dasar diberikan di hampir setiap perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Mengapa? Karena gencarnya kritik terhadap sistem pendidikan di perguruan tinggi, bahwa sistemnya masih kolonial peninggalan penjajahan Belanda. Memang perguruan tinggi kita dapat menghasilkan cendekiawan yang terampil dalam keahliannya, namun hanya dalam bidangnya saja, sedangkan wawasanny…