This book shows that the conflict resolution field often denies difference even as it attempts to implement a progressive and responsive politics. Innovative theoretical analysis suggests ways of responding anew across difference and beyond dominant ways of thinking about political community and conflict.
Buku ini disusun dari bahan kuliah “Tata Guna Tanah” (land use) di Jurusan Teknik Planologi, Fakultas Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Bandung, yang memberi pengertian yang lebih mendalam kepada mahasiswa mengenai tata guna tanah. Titik berat bahasan adalah penggunaan tanah di wilayah pedesaan dan perkotaan, yang sifatnya berlainan. Dibicarakan pula penggunaan tanah di wilayah yang…
Suatu ketika penulis buku ini ditanya dalam bahasa Sunda oleh seorang tokoh petani Badega, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang baru keluar dari penjara. “Mengapa para petani di desa-desa dirampas tanahnya dan tidak dilindungi oleh pemerintah? Sebaliknya, petani yang mengambil kembali tanah kepunyaannya justru dipenjarakan?”