Membaca judul buku ini dengan pengarang George Soros – sosok kontroversial “who broke Bank of England 1992” – sudah tentu menimbulkan pertanyaan atau keheranan. Buku dengan judul semacam itu, pantasnya dikarang oleh Andre Gunder Frank, Immanuel Wallerstein, Samir Amin, Giovani Arrighi atau Johan Galtung, para pemikir Neo-Marxis dan aliran radikal. Sulit dipahami bahwa Soros seolah ‘be…
mengelola kekuasaan dengan "virtue", kombinasi antara menjadi rubah dan/atau merpati. Masih relevankah?
Penyiksaan telah menjadi pendekatan di mana-mana, bahkan menjadi pandangan ideologis yang terus-menerus dilestarikan oleh kekuasaan. Buku ini akan menambah kepedulian dan keberanian kita semua untuk selekas-lekasnya menghentikan kekuasaan yang gemar memakai cara-cara penyiksaan. Berbagi