Menjadi-Mencintai adalah Being (Mengada) manusia. Manusia melangkah, menjadi, mencintai, memanusiawi; ia menyeberangi dan mentransendensi dirinya, persepsinya, dan dunianya. Buku ini mengurai peziarahan manusia yang Berjalan-Menjadi-Mencintai, menggapai kepenuhan cinta. Berfilsafat sehari-hari merupakan kata lain dari berfilsafat fenomenologis. Dalam fenomenologi, hidup sehari-hari adalah sumbe…
Tulisan Kung ini menjawab realitas zaman yang membawa banyak corak pemikiran, keinginan pun keengganan. Ada kelompok yang fanatik, ada yang agnostik, tapi ada juga yang ateis praktis. Pertama-tama buku ini ditujukan untuk menjawab mereka yang berprinsip JESUS YES, CHURCH NO! Dinamis ekumenis juga disinggung sehingga sasaran pembacanya tidak melulu dari kalangan Katolik Roma, tetapi Kristen pada…
Buku ini berisi bahan pembelajaran mengenai persaudaraan sejati menurut pandangan Gereja Katolik. Lahirnya buku ini sebagai wujud tindak lanjut ArDas KAS 2011-2015, khususnya pada fokus tentang dialog iman dan ekumene. Kehadiran buku ini sangat membantu umat untuk merajut persaudaran sejati antariman sehingga toleransi dan kehidupan rukun damai yang dicita-citakan dapat diwujudkan.
Rm. Magnis menulis sebuah buku tentang apa itu Katolik secara menyeluruh namun tidak terlalu melebar. Di dalamnya, Gereja Katolik ditampilkan sebagai sosok yang terus bergumul dalam arus perkembangan zaman, sejak Yesus Kristus sampai saat ini. Penulis membagi buku ini ke dalam tiga bagian. Bagian pertama sekadar menjelaskan sosok tampak Gereja Katolik. Bab pertama melukiskan Gereja Katolik deng…
Buku Pokok-Pokok Iman Gereja – Pendalaman Teologis Syahadat merupakan buku studi dan bacaan teologis mengenai syahadat para Rasul dan dikaitkan pula dengan syahadat Nikea-Konstantinopel. Syahadat iman Gereja ini diuraikan secara kurang lebih lengkap, baik dari segi konteks, sejarah, maupun isi teologisnya hingga maknanya bagi hidup beriman hari ini. Mengingat buku ini dipersembahkan kepada se…
“Sepatunya bergelimang lumpur di jalan ….” Sekarang kita melihat bahwa tugas pewartaan Kabar Sukacita bergerak dalam keterbatasan bahasa dan tempat. Tugas tersebut berupaya mengomunikasikan secara lebih efektif kebenaran Injil dalam konteks yang khas. Jika kesempurnaan menjadi mustahil, tanpa meninggalkan kebenaran, kebaikan, dan cahaya yang bisa dibawanya, hati misioner menyadari keterba…
Buku ini terdiri atas empat bagian. Bagian Pertama memuat ringkasan isi dokumen yang berjudul "Veritatis Splendor" (1993) dan memuat ajaran tentang kebebasan, kebenaran, serta norma (moral). Bagian Kedua memuat ringkasan isi dokumen yang berjudul "Evangelium Vitae" (1995) dan memuat ajaran tentang norma moral mengenai hidup serta kesehatan. Bagian Ketiga memuat ringkasan isi dokumen yang berjud…
Setiap pemeluk agama berkeyakinan bahwa ajaran agamanya adalah benar, atau bahkan yang paling benar. Ajaran itu bukan hanya diyakini sebagai benar melainkan juga sebagai pembawa kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan akherat. Kalau suatu ajaran hanya benar saja, tetapi tidak membawa keselamatan dan kebahagiaan, apalah artinya? Benar berkaitan dengan kenyataan di akherat yang ditunjuk oleh aja…
Di Indonesia pemikiran dan gerakan teologi pembebasan merembes dalam pemikiran sejumlah teolog, dalam diskusi dan aksi. Salah seorang teolog yang gigih dalam menyebarluaskan pemikiran teologi pembebasan adalah J.B. Banawiratma. Seperti Pieris, Banawiratma menempatkan teologi pembebasan dalam konteks masyarakat yang multireligius. Kemiskinan merupakan soal bersama dari masyarakat yang multirelig…
Mengapa banyak umat beriman yang mudah cemas, gelisah, dan bingung dalam menjalani perjuangan hidup sehari-hari? Mengapa sebagian umat beriman merasa tidak memiliki pegangan dan topangan hidup saat menjalankan karya perutusan, entah sebagai apa pun di lingkungan Gereja ataupun masyarakat? Padahal orang-orang ini barangkali sudah rajin berdoa dan merayakan Ekaristi setiap Minggu atau mungkin mal…