Peter Phan, who is both Vietanmese and American, knows the stresses of intercultural and interreligious living. Phan reflects on cultural diversity in spiritual life. Above all, he reflects on the question, how much uniformity will people in a postmodern world tolerate in life, liturgy, and denominational self-definition?
Buku ini membahas dan mengembangkan teologi salib “harapan yang tunggal”. “Harapan yang tunggal” menjadi locus dalam memperluas medan teologi salib menjadi Teologi Salib Harapan yang Tunggal. Konsep “harapan yang tuggal” pada salib Kristus dipicu oleh Tahun Yubileum Salib ke-900 pada tahun 1933 oleh Paus Pius XI. Salib harapan yang tunggal merupakan kekuatan kuasa kasih yang ditimba…
"Mengapa kita mengabarkan Injil?" Jawaban atas pertanyaan ini hanya dapat dinantikan dari penyelidikan Alkitab. Gereja-gereja dan orang-orang Kristen perlu benar-benar menginsyafi sumber dan tujuan pekabaran Injil untuk dapat menghindari diri dari berbagai salah paham. Buku ini membantu mereka ke arah itu! Mula-mula selintas kilat ditinjau perkembangan pekabaran …
Dalam aliran waktu yang telah berlalu, telah terpatri momentum-momentum bernas dalam kehidupan Bapa Uskup Sipri. Sayang bila hal itu menguap seperti kabut pagi. Terlebih ketika momentum itu telah berkontribusi terhadap bonum commune, terhadap pertumbuhan Kerajaan Allah di muka bumi ini Sungguh pentinglah bila hal itu dibukukan. Tentu bukan sekadar menjadi memori indah untuk dikenang, melainkan…