Ibu Teresa membantu orang untuk percaya terhadap kebaikan dan cinta kasih. Bagaikan mercusuar orang-orang beriman, dia mengirimkan cahaya yang dapat menuntun orang di jalan yang gelap. Bagi orang-orang yang tidak percaya akan Allah, dia adalah jangkar yang mengikat kapal mereka di tengah air yang bergelombang. Melalui halaman demi halaman buku ini kita diajak menemukan cara-cara dan alat-alat u…
Ibu Teresa dari Kalkuta sebenarnya tidak mau dibicarakan, apalagi di tokohkan. Dia lebih ingin agar orang berbicara tentang Tuhan. Dengan jujur dia mengakui bahwa dirinya tidak berarti apa-apa, bukan siapa-siapa. Apa pun yang dilakukannya semata-mata untuk Yesus, bersama Yesus, dalam Yesus, dan dari Yesus. Namun bagaimana pun juga ia telah menjadi dian yang menyala di tengah kegelapan. Jejak la…
Ibu Teresa dari Kalkuta sebenarnya tidak mau dibicarakan, apalagi di tokohkan. Dia lebih ingin agar orang berbicara tentang Tuhan. Dengan jujur dia mengakui bahwa dirinya tidak berarti apa-apa, bukan siapa-siapa. Apa pun yang dilakukannya semata-mata untuk Yesus, bersama Yesus, dalam Yesus, dan dari Yesus. Namun bagaimana pun juga ia telah menjadi dian yang menyala di tengah kegelapan. Jejak la…
For many Christians, the time of an authoritarian theology, whether based on the authority of the Bible or that of the church, is no longer viable. Even movements like "biblical theology" or the kind of theology of revelation centered on Jesus Christ, such as Karl Barth championed, seem to have had their day in our pluralistic world. In addition, a return to the liberalism that was so dominant …