Karya terbaru Anthony de Mello ini mengajak kita menelusuri lorong-lorong menuju kebahagiaan karena cinta. Jalannya mungkin sempit, berbatu-batu melelahkan dan menyakitkan, namun di sanalah gaung panggilan cinta menjadi kentara dan bening. Manakah cinta yang sejati? Bagaimana kita bisa mencintai dan dicintai?
Kebahagiaan itu seperti pelangi, sekaligus membutuhkan sinar matahari dan hujan. Suka dan duka adalah lahan tempat tumbuhnya kebahagiaan. Seperti pelangi itu, penghabluran dan nuansa aneka warna, demikian kebahagiaan sebagai kualitas batin bisa berwajah kedamaian, keheningan, sukacita, dan seterusnya. Buku ini adalah buah pengamatan pelangi itu.
"Jangan berubah! Perubahan adalah sesuatu yang tidak mungkin. Apabila hal itu mungkin, perubahan itu bahkan terjadi dengan sendirinya. Perubahan yang terjadi dengan sendirinya merupakan perubahan sejati. Tetaplah seperti apa adanya kamu sekarang ini. Cintailah dirimu sendiri sebagaimana adanya. Kita mengupayakan perubahan agar dapat diterima, dan memenuhi harapan-harapan, dan dengan demikian da…