Novel yang berjudul “Balada Becak” merupakan novel buatan Y.B. Mangunwijaya. Romo Mangun membuat buku ini sebagai salah satu novel pertama yang ia buat. Novel ini mengisahkan tentang kisah cinta sederhana dari tahun 80-an. Bahasa sastra yang menarik pembaca untuk meresapi dan kembali membayangkan masa itu. Novel ini dapat membuat pembacanya seolah-olah masuk dalam kisah. Novel roman yang di…
Inilah yang kubayangkan detik-detik terakhir Bapak: 18 Mei 1970. Hari gelap. Langit berwarna hitam dengan garis ungu. Bulan bersembunyi di balik ranting pohon randu. Sekumpulan burung nasar bertengger di pagar kawat. Mereka mencium aroma manusia yang nyaris jadi mayat bercampur bau mesiu. Terdengar lolongan anjing berkepanjangan. Empat orang berbaris rapi, masing-masing berdiri dengan senapan y…
"Realisme sosialis itu sendiri bukan hanya penamaan satu metode di bidang sastra, tapi lebih tepat dikatakan satu hubungan filsafat, metode penggarapan dengan apresiasi estetiknya sendiri. Penamaan satu politik estetik di bidang sastra yang sekaligus juga mencakup kesadaran adanya front, adanya perjuangan, adanya kawan-kawan sebarisan dan lawan-lawan di seberang garis, adanya militansi, adanya …
Buku Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer merupakan catatan Pramoedya Ananta Toer tentang derita gadis-gadis Indonesia yang menjadi korban kekejaman tentara Jepang pada masa Perang Dunia Kedua di Pulau Buru serta kelanjutan nasib para Jugun Ianfu yang ditinggalkan begitu saja setelah Jepang menyerah pada tahun 1945. Tahun 1943, Pemerintahan Pendudukan Balatentara Dai Nippon di Jawa mengelu…
Ada banyak cara menampilkan iman akan Yesus Kristus. Para seniman akan menggambarkan Yesus melalui karya-karyanya, entah itu lagu, patung, lukisan dlsb. Perjanjian Baru menyebut Yesus dengan macam-macam gelar, seperti Tuhan, Kristus, Anak Allah, Fiman. Dalam gelar-gelar itu terkandung pengakuan akan hubungan istimewa Yesus dengan Allah sendiri. Melalui konsili-konsili pada abad-abad pertama, ru…
Setiap orang menginginkan hidupnya bahagia. Sebagian besar hidup mereka dihabiskan untuk mencari segala sesuatu yang diyakini dapat membantum mereka berbahagia dalam hidup. Buku ini menyuguhkan kunci utama untuk mencapai kebahagiaan manusia, yakni harga diri. Bagaimana orang lain menghargai diri kita, dan yang lebih penting bagaimana kita menghargai diri kita sendiri.